The dark side
October 31, 2007 by elyasmine
Tiap orang punya sisi lain. Nggak selamanya sisi lain itu nyeremin, membahayakan orang lain, dan berkonotasi psikiatrik. Tapi kenapa disebut sisi lain? Karena sisi itu berbeda dengan yang kita lihat sehari-hari. Apa yang ada di superfisial, belum tentu sama dengan yang di profundus. Apa yang di permukaan, bisa aja nggak sama dengan yang di dalam.
.
Setelah bicara panjang dengan teman gue kemarin malam, gue jadi makin percaya sama kalimat itu. Tiap orang emang pasti punya sisi yang disembunyikan. Ruang kebebasan di mana dia bisa bereaksi semau dia tanpa dihalangi oleh yang namanya kesopanan, adat, persepsi orang, dan gak dibatasi oleh hak-hak orang lain. Ruang pribadi untuk alur pikir rumit dan ribet yang gak ingin diketahui orang lain.
.
Sisi aneh, gelap, nyleneh, atau apapun itu namanya memang ada. Tapi, hal itu nggak sepatutnya bikin kita memutuskan pertemanan kan? Dalam pertemanan itu wajar kalo kadang kita kaget melihat sisi lain seseorang. Walaupun menyakitkan juga saat melihat sisi lain yang beda jauh dengan yang kita visualisasikan selama ini, apalagi when it comes to someone you look up to.
.
We only see what we want to see. Gue percaya banget statement ini. Orang yang kita visualisasikan baik, tetep aja terlihat baik dengan banyak walaupun. Biarpun kita tau ada sisi lain yang ‘gelap’ di baliknya, tapi selama kita menginginkan dia terlihat baik, maka sisi gelap itu ya nggak akan muncul ke permukaan. Kalaupun muncul, akan ada sejuta alasan pembenaran.
Sebaliknya, orang yang udah terpersepsi buruk, tetap aja terlihat buruk segimanapun orang itu udah mencoba bersikap baik. Hampir semua hal memang terletak di dalam pikiran.
.
Pribadi yang unik. Ini kata teman gue menyimpulkan pembicaraan kita. Setiap orang emang terlahir unik. Sisi gelap masing-masing juga unik. Dan siapa gue untuk menghakimi seseorang kenapa dia kadang bereaksi aneh dan kadang menyimpang dari paradigma yang gue anggap sebagai garis normal. Kalau garis normalnya berbeda dengan gue, itu hak dia kan? Hak gue juga untuk berbeda. Dan kalau alasan kenapa garis normalnya berbeda dengan gue dapat gue pahami, mungkin gue bisa mengerti sudut pandangnya.
.
Lagi-lagi, memang akan timbul sejuta pembenaran.
.
PS. Jangan cape ya Mi dengerin gue saat gue memunculkan berbagai alasan untuk membenarkan orang lain dan mencoba mengerti garis normal mereka. Tapi iya kan Mi, semua orang punya garis normal masing-masing. Jadi walopun menurut lo itu udah di luar batas normal lo, tapi semua perbuatan dinilai berdasarkan alasannya kan? *plis min!*
klo garis normal nya orang ga normal, hrs dimengerti jg? hihihi…
btw min, lo ngobrol sm siapa sih? ko kayanya tmn lo ini ok bgt, bijaksana dan berpengetahuan luas… ^_^
I never considered myself as someone whom you always look up to min.. although maybe i am.. but i dont know, really..
but anyway..
do you have any brighter side?
coz u’ve always been dark for me..
two words min :
TJE FUK !
hehe.. kiddin.
u/ ami :
itu gue, temen mimin yang bijaksana dan berpengetahuan luwas..
care to have some consultation?
i aint cheap tho..
ihhhh kalian sll mengaku2!!! maksudnya dr blog nya mimin dia itu mengerti ke ab-normalan gw!tapi karna dia Yasmin yg sll senang tehadap diriku jadi dia sll mengaggap itu hal yang sll positip!!!uuuggggh terhura!(salah ketik yah).
eh p!ga usa tje fuk tje fuk d!
Pik, makasih ya belain gue dari cowo Aceh yang aneh ini. Kbanyakan gan** jadi ketauan deh slama ini dia pake tje fuk. Hihihi..
p, gw baru tau nama panjang lo itu praMI, bukan prama. itu kan di ps nya yasmine tulisannya “mi”. hehe. lo nulis komen nya pas lg high ya? hehehe.. eh btw, tje fuk ok ga?? ;p
knp ya di setiap blog kita ada makhluk yg namanya taufik yg SELALU ngaku2 objek bahasannya itu dia??? ambigu sekali…
gw ambigu krn gw inhuman!!! u guys must be proud of it!!!
Pik, please.. This blog is made only for human being! Any other creature are not welcome!

Ayang… aku bole ikut komen ya, yang? tapi jgn diapus ya, yang… he5.
gw baca… gw coba mikir… gw baca… coba mikir lagi… gw baca… eh kok malah pusing… jadi dari tulisan di atas gw menarik kesimpulan kalo… gw lemot.! ha5.
itulah min, dalam dan luasnya pikiran manusia tak terselami. he5. apa coba.??
Iya Mel, gak gue apus tuh. Kita kan temen baik hihihi..
Gara2 lo nelpon sampe tengah malem sampe kuping panas, jadi deh blog ini Mel
ini tentang dark side maksud nya apa ya? lanjutannya film dark justice kah?
atau lagi ngomongin orang negro ya?
au’ ah it’s dark :p