Feed on
Posts
comments

Pain killer

Gak ada yang lebih menyiksa daripada lupa bawa pain killer di saat gue membutuhkannya. Gue pikir, rasa nyeri ini udah berkurang. Udah lama kayanya gue gak pernah merasakannya lagi. Bukannya hilang, tapi setiap kali gue merasakan yg intensitasnya masih sangat ringan, gue langsung menenggak obat yg hampir selalu ada di tas gue.. Dan kalo gue perlu onset yang lebih cepat, gue memilih si opioid.

Banyak orang pada kaget kalo tau pilihan obat gue.. tapi buktinya kemarin gue terbukti nggak tahan tanpa obat. Gue minum 2 tablet Panadol dari eyang. Onsetnya belum timbul dan udah keburu gue muntahin. Akhirnya gue minum satu lagi. Uuhh nunggu onset kerjanya, rasanya lamaa banget! Karena gue kemarin harus jaga malam, maka beberapa jam kemudian gue minum satu lagi, satu lagi, satu lagi.

Never leave home tanpa obat andalan gue deh.. si opioid!

2 days at Baturaja..

Cuma modal nekat yang membawa gue mengiyakan tawaran RS St. Antonio, Baturaja. Gue kirim lamaran ke RS St. Antonius dengan alamat Lampung, and it turns out namanya bukan Antonius dan letaknya bukan di Lampung. What??

.

Bersama Sr. Benediktin & Sr. Arsenia, gue berangkat dari Susteran Fransiskan Kp. Ambon menuju Lampung. 8 jam yang melelahkan, akhirnya sampe juga ke biara pusat FSGM (Fransiskanes St. Gregorius, Martir), Pringsewu, Lampung. Biaranya gede banget dan suasananya tenaaang, gue jadi norak ngeliatnya. Gue dikasih waktu istirahat di kamar tamu yang lebih mirip hotel, ada ruang tamu, ruang makan, n ruang tidur dan tentunya lengkap sama makan, minum, n buah2an. Berasa tamu istimewa gini! Ternyata itu emang ruang untuk romo2 yang sedang kunjungan..

.

Blom sempet tidur, pintu kamar gue diketuk. Ternyata Sr. Pauline (suster kepala yayasan) udah dateng dan ngajak gue bicara tentang pekerjaan di St. Antonio. Lalu gue diajak ke RS Gisting, 45 menit dari Pringsewu. Setelah diajak tour keliling RS, masuk ke frateran, kenalan sama para novisiat (ehm!), keliling ke rumah peristirahatan para romo sepuh, pulang ke biara Pringsewu, then berangkat lagi ke Baturaja. 

.

Di Baturaja, mereka menyiapkan rumah dinas, just a few steps outside biara dan masih dalam kompleks rumah sakit. Agak takut juga gue tidur di rumah itu sendirian, huaaa… Suster nawarin sih apa gue mau ditemenin, tapi malu doong hehehe.. jadi deh gue sok berani. Ah takut apaan sih suster? Hehehe.. Trus gue teringat2 film The House.. hwaaa!!

.

Saking capenya, gue bangun jam 8 dan baru menghadap suster jam 9. Hwaa… malu banget, sementara mereka bangun jam 5 pagi! Trus diajak keliling RS, ketemu direktur yang menawarkan bermacam2 tugas (tapi sayangnya gue tolak hehe. Maap Dok!).

.

Malemnya kita pesta duren. Wihiiiii……… gue yang milih durennya di stasiun lho, bersama Sr. Skolastika. Trus besoknya gue diajak ke Tegal Arum untuk panen rambutan. Cihuuyyy…  Sampe gue dikatain temen, gue itu ngeliat RS ato mau jadi tukang buah hehee.. Both will do!

.

Oiya, sempet juga diajak omong bapak2 yang cerita tentang penyakit gulanya dalam bahasa jawa halus! Mosyo olloohh…. gue cuma senyum manggut2 sepanjang cerita sambil sesekali nengok ke Sr. Hana, menampilkan wajah bloon dan meminta terjemahan hehe..
.
.
Jadi pengen cepet2 berangkat ke sana… Gue yang cepet bosen ini, bisa apa nggak ya gue bertahan di sana.. Tapi gue udh nemu pelarian gue buat seneng2 di sana. Kolam renaaang!! Cihuyy!

Pasien rujukan

Tadi gue mengantar ps ke RS HK. Karena ini ps pribadi Prof A, maka tanpa melewati UGD, kita langsung ke bangsal rawat inap. Then, a man came to the ambulance, he’s the pts’ nephew. Ehh.. ternyata his face looked familiar!! He just talked a little to the pts then went away. Gue tanya ke pasien, namanya siapa ya?

"Dr.D"

"Oh iya dr.D! Saya kenal lho Pak."

"Kok bisa Dok?"

"Waktu saya mahasiswa, dia sempat ngajar saya."

"Oh, dokter udah kawin?"

"Hah?" (diagnosis psikiatrinya: flight of ideas)

"Iya, dr D udah beristri lho dok. Hati2 ya.. "

Idiiiihhh…. plis dong Pak! Gue kan cuma bilang gue kenal.

**

Huhuuu… jadi inget masa2 kuliah empati ke RS itu dan gue ngiler ngeliat dr D yang keren abis hahaha. Jangan2 si bapak tau klo dia gebetan gue semasa koass! hihihi.. Dan sekarang dia udah jadi Sp. Waktu ngasih keterangan medis ttg si bapak ke dr.D, gue jadi gak konsen ngeliatin cincinnya hahahaha. Ressseeeee..

**

Finally gue pamitan ke bapak itu.

"Cepat sembuh ya Pak, saya tinggal dulu."

"Nanti saya sampaikan ke dr. D salam dari dokter ya. Tapi udah menikah lho dok." kata si bapak itu di depan keluarganya!!

Aaarghh!

Happy New Year!!!

Newyearrsib
Tahun baru kali ini gue bareng Reni dan Irvan, teman2 baru gue di RSIB. Ternyata asik juga tahun baruan sambil kerja. Nggak berasa kerja! Apalagi ternyata si Ibu Hamil punya selera makan gila-gilaan, jadi deh malem2 kita ke luar RS setelah menitipkan nomer handphone ke operator (dan beride gila, gimana kalo kita keluar nggak bawa handphone hihihi) dan beli makanan2 di sekitar RS. Perawat di RSIB pada senang krn tadi malam hujan, jadi angka kecelakaan jauh berkurang alias kerjanya nggak hectic. Gue sempet diinga
tkan pada kemungkinan dipanggil ke IGD karena tahun2 sebelumnya pasien kecelakaan bisa datang bertubi2. Tapi
ternyata nggak. Tidur pulas! *yah sedikit2 telpon dari perawat, tapi untung tu telpon lebih dekat ke Reni, so s
he picked up all the time hihihi*

 

Timjagamalem_2Gue menghabiskan detik2 menjelang pergantian tahun dengan ngobrol sama Reny dan Irvan. Berdebat tentang sindrom hepatorenal yang diderita oleh Tn.D. Bercanda hal2 nggak penting sama mereka. Foto2 bareng di kamar dokter. Dan setelah perawat keluar, Irvan dipanggil ke ICU, dan Reni bobo…semua sepi, then I started to think and pray.

 


Begitu banyak hal sudah terjadi di tahun 2007.

Gue bisa lulus kuliah setelah 6 tahun yang sebenarnya terasa singkat.

Gue diberi kesempatan bagus oleh dr.Hardiono.

Gue bisa kerja di RSIB.

Gue boleh dapet tawaran lain yang cukup menggiurkan.

Gue dapet hadiah akhir tahun dari Erlangga.

Gue dikelilingi teman2 yang baik dan perhatian.

Gue berharap kaki gue tetap berpijak pada tanah dan keberpihakan pada yang lemah tetap terjaga.

Dan sekarang gue dihadapkan pada 2 pilihan. Sama2 punya nilai lebih, sama2 punya kekurangan, dan ke mana kaki gue melangkah nantinya, gue harap itu adalah jalan yang terbaik dan nggak ada pihak yang merasa gue sepelekan. Karena memang keduanya bukan hal sepele buat gue walaupun gue diharuskan memilih salah satu. Diberi kesempatan memilih seperti ini aja udah suatu kehormatan. Lord, You are the lamp unto my feet and the light unto my path.. I trust in You in facing these options.


Gue terbangun di hari pertama 2008 dengan telepon perawat bahwa Tn.B nyeri dada. Ternyata non cardiac pain,
nggak perlu khawatir..*fiuhh* Ngucapin selamat tahun baru ke perawat
dan satpam, trus pulang dan memanfaatkan waktu istirahat 6 jam sebelum
berangkat jaga malam lagi.


Semoga tahun 2008 gue bisa jadi orang yang lebih baik lagi.. dan keadaan juga berkembang ke arah yang lebih baik.

Happy New Year everyone!

 

 

 

Libur libuuuurrr

Wiih senangnya ada libur, walau cuma 1 hari. Tanpa rencana panjang, nyokap dan gue memutuskan pergi ke Bandung. Berbekal peta tahun 90-an dan perjanjian biaya yang keluar
ditanggung berdua, off we go!Sekali-kalinya nih gue pergi ke Bandung dengan kadar nyasar yang amaaaat
minim!! Gue cuma nyasar 1 kali doang, mm.. sebenernya 2 kali sih. Sekali
pas pergi, sekali pas pulang, tapi itu bisa dianggap 1 kali :D Tanpa kejadian dikejar polisi pula, uu..
senangnya. Trauma deh gue liat polisi Bandung. Jangan-jangan, kemampuan spasial gue membaik nih! :D

.

Karena akhir tahun ini sepertinya gue gak punya libur, maka
libur 1 hari ini jadi terasa berharga banget. Daripada gue cuma liat new year fireworks dari jendela rumah sakit (itu juga kalo keliatan!), mendingan gue puas2in seneng2 sekarang.

.

Cun, midnight this weekend will be ours to spend ya! Looking
forward to it!! :D

Bamboo philosophy

Bamboo is commonly known as the "Friend of China", together with pine and plum trees. It is known as one of the "Three Friends of Winter", as bamboo does not die in the winter, but remains evergreen. Even in cold weather it has come to be known as a sign of long friendship and happiness.

.

.

Gentle, yet strong.

When the wind blows, it bends without broken.

Then it strikes back and remains upright.

Grumpy mood

Gue mau minta maaf pada orang yg udah bikin mood gue rusak weekend kemarin. Gue sempet kesel, bete, dan mikir hal2 negatif lainnya terhadap orang ini. Harusnya nggak perlulah semua itu, jadi sekarang gue minta maaf. 6 thn kuliah bareng, I should’ve known your nature better ya, but somehow I have my own limit, or maybe I was just being sensitive at that time.

.

It wasn’t angry that I felt the most that day. I was extremely sad. I thought we were good friends, really. I would never say things like that to you. But anyway, I know you didn’t mean to hurt me. It was just your nature and unfortunately I was being oversensitive that time.

.

I shouldn’t have affected by those words you said, but somehow I did! You were so succeeded in making my mood so low that calamari in front of me couldn’t bring my mood back to normal. It usually did..

.

You are a nice person indeed. But if that kind of sayings happened again in the future and my mood was low, I wouldn’t care to hold my tongue anymore.

Gajahmada

<!–
@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

A very interesting novel indeed!

.

Pertama kali gue liat covernya, gue
langsung jatuh hati. Apalagi baca short reference tentang buku ini,
ditambah banyak pujian yang datang ke si pengarang. Hari gini masih
ada yang membahas Gajah Mada dan sukses mendapat banyak kredit? There
must be something interesting about this book!

.

Dengan setting kerajaan Majapahit,
Langit Kresna berhasil membawakan lakon makar dengan sangat baik.
Alur tuturnya mudah dimengerti dan membawa pembaca akrab dengan
istilah Jawa yang mungkin terdengar asing. Kita dapat
memvisualisasikan bagaimana ricuhnya Majapahit menghadapi
pemberontakan, bagaimana para Tumenggung memberi perintah strategi
saat perang berlangsung, dan sekaligus mengenal pribadi Gajah Mada
yang berpola pikir luas dan berani mengambil keputusan. Satu-satunya
kesulitan saat membaca adalah menyesuaikan diri dengan nama tokoh
yang tak biasa dan sulit diingat seperti Gagak Bongol, Singa Parepen,
Gajah Enggon. Namun setelahnya, it’s very hard to stop reading.

.

Buku ini sangat layak baca. Strategi perang dan
pola pikir Gajah Mada dalam menyelamatkan Jayanegara, sang penguasa
Majapahit yang sempat diungsikan dari istana, dibawakan sangat menarik. Two thumbs up untuk
Langit Kresna yang berhasil mengangkat sejarah ke permukaan. Jadi
bagi yang belum baca, ayo baca! :D

<!–
@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in }
P { margin-bottom: 0.08in }
–>

Beberapa
hari yang lalu, gue ditelpon oleh tante gue yang memberitahu bahwa om
gue ada di IGD RSCM. Ah palingan edema paru, toh om gue juga sering
edema paru karena dia bandel mengutak-atik dosis Lasix-nya, pikir
gue. Yang nggak gue sangka adalah dia ternyata ada di ruang
resusitasi! Langsunglah berangkat gue ke sana dengan pikiran2 gak
bener di otak. Selama perjalanan, gue ngebayangin ruang resusitasi
RSCM, ruang untuk keadaan yang berat..

.

 

Lalu
gue sampe di sana, ternyata om gue tenang dan udah on monitor.
Keadaan umum dan tanda vital stabil, posisinya tiduran, gue jadi agak
tenang. Pasien edema paru bisa tiduran pasti artinya bagus. Monitor
EKG-nya sinus takikardi penuh dengan
ventricular
extrasystole
(VES).
Setiap 2 siklus, pasti timbul VES, kadang-kadang bisa 2 atau 3 dalam
sekali siklus monitor.

 

.

Pas
gue dateng, dia bilang “Om lagi enak-enaknya nih Min, nggak sesak
sama sekali.” I was so much relieved hearing that. That 2 ampules
Lasix was doing their job well.

 

.

Gue
sempat duduk sekian lama di ruang resusitasi, melihat punggung om gue
yang berbaring miring sementara keluarganya lagi mengurus ICCU. Hidup
dengan
Congestive
Heart Failure
(CHF)
grade III-IV, gimana ya perasaannya? Sesak dengan aktivitas ringan,
bahkan kadang tanpa aktivitas pemicu.

 

.

Selama
gue kuliah, yang menjadi perhatian gue pada pasien CHF cuma balans
cairan dan pengaturan dosis. Nggak pernah kebayang gimana rasanya ada
di sepatunya pasien, yang perlu juga hiburan, perlu tujuan hidup,
perlu aktivitas sehari-hari yang bisa numbuhin semangat, dan segala
hal yang bisa membuatnya berpikir positif di tengah penderitaannya.

 

.

Kebayang
nggak kalo kita jalan ke kamar mandi aja susah? Kalo dipaksa jadi
sesak dan timbul nyeri dada kaya diremas dan ditekan yang bertahan 2
jam? Padahal di saat yang sama kita diberikan Lasix yang bikin pipis
terus. Kalo pake kondom kateter terus rasanya nggak nyaman. Kalo pake
pispot jadi ngerepotin orang rumah, sementara orang rumah punya batas
kesabaran dan terkadang pun lelah. Akibatnya jadi malas minum Lasix.
Dosis dibagi 2 atau diminum 2 hari sekali atau dimanipulasi dengan
cara apapun. Beberapa saat merasa enak karena nggak harus bolak-balik
pipis, tapi several days later ended up in ICCU. Ini yang terjadi
pada om gue kira-kira ½ tahun yang lalu.

 

.

Kebayang
nggak kalo kita menderita penyakit jantung dan dokter bilang fungsi
jantung kita cuma 22%? Lalu kita dianjurkan masang kateter jantung
supaya pembuluh yang menyempit bisa melebar lagi. Tapi di tengah2
prosedur, kateter gak bisa masuk. Penyempitannya sudah severe.
Pilihan bypass juga nggak bisa ditempuh karena sudah terlalu berat.
Lalu apa? Kebayang kan susahnya hidup sambil melihat masa depan yang
berprognosis dubia ad malam, kalau nggak boleh gue sebut malam.
Kemarin om gue nanya, “Min, kamu pernah ngeliat pasien dengan
fungsi jantung seberapa yang masih bisa hidup?”

 

.

Kebayang
nggak kalo perut begah karena terkumpul cairan di dalamnya? Mungkin
juga ada
stress
ulcer

yang bikin perut nggak bisa nerima makanan. Rasanya ingin muntah dan
kembung. Minum Lasix juga nggak bisa, apalagi 7 jenis obat lainnya.
Akhirnya dipaksa minum Lasix, tapi lama-lama nggak masuk juga. Makan
nasi juga nggak bisa. Sepuluh hari bertahan dengan keadaan demikian,
tiba-tiba berasa nyeri dada dan sesak. Lalu ended up di ruang
resusitasi dan harus masuk ICCU lagi. Ini yang terjadi 2 hari yang
lalu.

 

.

Gue
seneng ada di sebelah om gue, duduk di atas tempat tidurnya, megang
tangannya, mengusap punggungnya, hal2 yang dulu nggak mungkin banget
gue lakukan. Kata keluarganya, dia semangat kalo gue dateng. Gue
ngobrol ngalor ngidul sama dia dan tante, sesekali dia tersenyum
dengan jokes gue. Gue rasa dia terlalu lelah kalo ketawa. Dia
semangat ngomongin penyakitnya, nasehatin nyokap gue biar nggak kena
hal yang sama, berusaha meyakinkan nyokap gue supaya eyang uti dari
pihak nyokap mau dikateter karena it’s so painless. Kemarin gue
dateng maghrib dan dia ternyata nanyain gue dari siang. Gue seneng
deh dia masih inget gue, yang notabene cuma
second-class citizen
di dalam keluarga besarnya.

.

Gue
cuma pengen dia hepi..

Uu.. Udah mau masuk Desember nih. Nggak terasa banget deh! Padahal CD lagu natal di CD changer mobil belum gue keluarin sejak Natalan tahun lalu, eh taunya udah mau Natal lagi. Posisi CD lain selalu ganti2, kecuali posisi CD natal ini. I’m a lil bit freak dengan lagu natal. Gue dengerin sepanjang tahun, walopun terkadang terasa aneh juga dengerin lagu natal di pertengahan tahun. Semua yang berkaitan dengan Natal bagi gue seperti Litium bagi mereka yang grafik afek perasaannya berbentuk sinusoid beramplitudo tinggi - mampu menstabilkan mood dalam keadaan apapun.

..

My_lil_xmas_treeDan beberapa waktu yang lalu gue dikasih pohon natal kecil sama temen kerja gue. Ini unik lho, dia bisa tumbuh dalam waktu 1 jam. Dengan memanfaatkan daya kapilaritas, batang2nya akan membentuk kristal warna-warni. Tapi ya cuma tahan 1 hari doang karena kristalnya akan runtuh lama-lama. Uuu.. senengnya punya pohon natal di meja kerja gue (walopun cuma 1 hari). Sebenernya ini cuma mainan anak kecil, tapi kok gue jadi seneng banget. Gue bahkan minta 1 lagi sama temen kerja gue itu, biar gue bisa masang di meja makan gue pas hari Natal. Jadi rumah gue bakal punya pohon natal lagi, just like the old times. Hmm.. jadi inget jaman dulu waktu menghias pohon natal ber-4 di rumah, trus ngintipin eyang dan tante2 yang lagi ngumpet bungkusin kado2 natal, dan berebutan buka kado di bawah pohon natal abis pulang misa di Batu. Natal means a lot of happiness. Bahkan tahun kemarin saat gue merayakannya sendirian, tetep aja terasa menyenangkan.

..

Hmm.. Natal kali ini seperti apa ya? Yang jelas, gue nggak akan sendirian lagi di rumah..(at least kemungkinan besar demikian) Cihuy!

..

Ps. Thanks ya Mas Hen, you really brightened up my day with that lil X’mas tree lho! :D

« Newer Posts - Older Posts »